Pages

Rabu, 19 September 2018

Pendangkalan Aqidah dibalik Serunya Film Horor

Film horor terakhir yang kutonton adalah Pengabdi Setan, versi remake dan versi lawas. Jujur saja, Pengabdi Setan versi terbaru lebih bisa dinikmati dan memanjakan mata dibandingkan dengan versi lawas. Hanya saja ada sesuatu yang kurang sreg bagiku.

Jika di Pengabdi Setan versi lawas, setan-setannya takluk dengan kuasa ALlah lewat perantara Ustaz, di versi terbarunya malah sebaliknya. Tokoh Ustaz atau pemuka agama sama sekali tak berarti, penakut, tak punya magi, dan julid. Yang kemudian tokoh ustaz tersebut berakhir meninggal karena tak berdaya.

Hal tersebut mengingatkanku akan film-film horor Barat, yang menggambarkan pemuka agama mereka juga tak berkutik menghadapi para setan. Contohnya film Annabelle, The Exorcism (atau The Exorcist) dan lain-lain (aku kurang banyak nonton film horor karena tak cukup berani).

Mungkin bagi kebanyakan orang hal tersebut biasa saja. Tapi berbeda dengan yang aku dan temanku rasakan. Seperti ada pendangkalan aqidah 😆 Misalnya, secara tidak langsung kita meyakini bahwa pemuka agama tidak memiliki kekuatan apapun untuk melawan kejahatan setan (jin) dengan ilmu yang dimilikinya, yang dapat mbeleber ke kepercayaan akan kekuatan Tuhan. Aku adalag tipe video, jadi tontonan bisa begitu berpengaruh bagiku. Seperti kala aku nonton anime, lama-kelamaan aku seperti masuk ke dalam dunia itu. Lah. Hmm, aku bingung menggambarkannya.

Yang jelas, ada orang-orang sepertiku yang dapat dengan mudahnya terpengaruh tontonan tanpa sadar (maupun sadar). Nampaknya kita harus lebih berhati-hati lagi akan 'hiburan' yang kita tonton.