Pages

Sabtu, 13 Januari 2018

[REVIEW KULINER] Tempat Makan yang Asik dan Menarik : Mister Jamoer Purwokerto

BismiLlahirrahmaanirrahiym

Mau review tempat kuliner di Purwokerto lagi. Konon, rumah makan ini pernah masuk ke salah satu liputan stasiun televisi swasta. Tempatnya sangat nyaman, pelayanan baik dan ramah, menu variatif dan harga bermasyarakat. Penasaran ?

Mister Jamoer namanya. Sebenarnya saya sudah mengetahui adanya tempat makan tersebut sejak lama, karena mie ayam favorit saya ada di sebelahnya. Hanya, saya tidak terlalu menyukai jamur. Dan dilihat dari tempatnya, kelihatannya harga makanan dan minumannya mahal. Karena tempatnya bagus. Perkiraan yang salah. Wk


Awalnya dapat rekomendasi dari Senpai, bahwa makanan di sana enak dan harganya standard. Apalagi tempatnya sangat nyaman, wifi kencang, TV kabel, waktu itu sedang ada promo juga. Selain itu, sembari menunggu makanan datang, kita diberi camilan. Iya, camilan gratis.


Saya pun ke sana mengajak Ayas dan Inas. Benar saja. Mari kita telisik lebih dalam.

1. Tempat.
Mister Jamoer berlokasi di Jl. HR. Boenyamin, seberang Unsoed pusat, sejajar dengan Hotel Wisata Niaga. Strategis, parkiran cukup luas dan nyaman (asal parkirnya tidak sembarang). Dua kali ke sini, tidak ada tukang parkir. Nyaman, sih.


Interior didominasi warna kuning dan kecoklatan. Membuat suasana ceria tapi kalem (?). Itu hanya kesan saya saja. Ada dua pilihan, duduk lesehan dan duduk di kursi biasa. Saya tentu memilih yang lesehan dan di pojok. Saya suka mojok :D


Sepenglihatan saya, tidak begitu banyak colokan. Hanya di pojok lesehan, itu pun di atas. Pun begitu, tempat lesehannya sangat nyaman. Tersedia bantal empuk nan gemas untuk menemani bersandar di tembok. Pun, sangat instagramable buat yang alay-alay.


2. Fasilitas.
Benar kata Senpai Luvi, wifi di sini kencang sekali. Selain itu ada full musik (yang kadang menurut saya itu terlalu keras). Ada juga TV kabel, yang sayangnya dari pojok nampak kecil dan suaranya kalah dengan musik. Jadi, saya gak begitu ngerti untuk apa TV tersebut. Nonton bola kah ?


Selain itu, tersedia juga mainan di meja kasir yang dapat kita pinjam. Dan, setelah memesan makanan, akan disediakan camilan bersama minuman pesanan sembari menunggu makanan siap. Biasanya kita gabut kalau menunggu makanan, bukan ?

3. Pelayanan.
Kadang ada suatu tempat makan yang menyediakan tempat nyaman, harga affordable, rasa lumayan, sayang pelayanannya buruk. Untungnya di Mister Jamoer tidak begitu. Mbak-mbaknya sangat ramah dan informatif dalam melayani tamu.

4. Rasa.
Salah satu yang terpenting dari makanan tentunya rasa. Hampir semua menu di Mister Jamoer menggunakan bahan jamur. Ada beberapa yang saya coba, diantaranya Egg Roll Jamur, Nasi Burger Jamur Rendang, Jamur Teriyaki, dan Mie Rebus Jamur Spicy.

a. Egg Roll Jamur

Ini adalah rekomendasi dari Luvi-senpai. Katanya enak, maka saya coba. Terbuat dari telur yang digulung bersama jagung, wortel, kacang-kacangan, bawang daun dan diisi jamur yang telah diolah.

Rasanya cukup enak menurut saya. Hanya, semacam kurang asin. Saya tambah saus, tapi kepedasan. Karena sejatinya lidah saya memang tidak kuat makan pedas. Tapi kalau tidak ditambah saus, semacam ada yang kurang. Sedangkan di meja hanya disediakan saus tomat dan saus pedas. Tidak tersedia kecap.

b. Nasi Burger Jamur Rendang


Saya penasaran karena lihat akun instagram Mister Jamoer, ada yang makan nasi burger ini. Saya pun mencobanya. Dan sama seperti egg roll, seperti ada rasa yang kurang. Tapi kalau ditambah saus menjadi terlalu pedas.

Nasinya memang dua, tapi termasuk sedikit nampaknya. Karena saya habis. Biasanya porsi makan saya sedikit. Kalau banyak, lebih sering akan bersisa.

c. Jamur Teriyaki

Ditempatkan di mangkuk, seperti ricebowl. Rasanya lumayan. Dominan manis, yang mana rasa dominan favorit saya :D
Jamurnya telah diolah sedemikian rupa, sehingga teksturnya begitu. Lembut, kaya saya. Nasinya terbilang banyak dalam satu porsi ini.

d. Mie Rebus Jamur Spicy

Mie pesanan Inas ini saya cicipi, rasanya pedas dan kurang asin. Tapi menurut Inas kurang pedas. Lidah memang tak bertulang, #eh beda-beda maksudnya.

Secara keseluruhan untuk makanan yang saya pernah makan di sini, cukup. Tidak bisa dibilang enak banget.


KESIMPULAN.
Begitulah. Mungkin rerata yang yang dikeluarkan untuk makan di sini berkisar 10-15ribu. Rasa masing-masing lidah. Tapi kalau butuh wifi kencang dan senderan nyaman, bisa banget dicoba.

Walau menu-menu sebelumnya rasanya terbilang cukup, tapi saya ingin mencoba semua menunya. Apalagi menu-menu manis 😍











posted from Bloggeroid

0 komentar:

Posting Komentar