Pages

Senin, 22 Januari 2018

[REVIEW KULINER] Pertama di Purwokerto! Mie Ayam Geprek

BismiLlaahirrahmaanirrahiym..

Kemarin aku melihat sayup-sayup tulisan "Pertama di Purwokerto. Mie Ayam Geprek, soft opening buy 2 get 1 free" ketika pulang-pergi kampus melewati Dukuhwaluh. Tapi karena jelalatannya gak bisa lama-lama, ya cuma sayup-sayup. Jujur saja, siapa sih yang gak suka promo ? Karena ada tulisan promonya itu, maka ku beritahu Ayas ada mie ayam baru. Dan kita pun cabs ke sana

Ternyata promo soft openingnya telah berlalu beberapa hari yang lalu. Tapi kesalnya, spanduknya nggak dicopot. Agak gemas sih. Soalnya jadi keinget beli kartu kuota kemarin di pajangan tulisan harganya 45k, eh pas beli jadi 55k. Napa gak dicoret ato dicopot aja gitu, pikirku. Jadi kan semacam gak menipu calon konsumen. Berkah deh

Mari kita bedah satu per satu, Gaes. Dari apanya dulu eaaaa

1. Tempat
Lokasi cukup strategis. Deket sama kampus UMP dan STIKes Harapan Bangsa, seberang Alfamidi persis di Jalan Raden Patah. Kalau dari Unsoed, perempatan Dukuhwaluh belok kanan dan lokasinya di kiri jalan.

Parkiran cukup, tidak luas tapi tidak sempit juga. Cuma kalau mobil akan susah. Soalnya deket perempatan banget, yang mana jalannya gak begitu lebar dan perempatannya sering ramai.

Pas masuk, tempatnya cukup luas. Khas tempat bakso gitu. Tertata rapi. Tidak berAC, adanya kipas angin. Cukup nyaman menurutku. Karena ada titik tertentu yang tidak kena kipas angin. Aku sendiri kalo kena kipas angin ato AC beberapa menit, akan meriang atau migrain beberapa saat setelahnya.

2. Rasa
Setelah sekian lama kalo makan mie auam kuahnya terpisah. Kali ini makan mie ayam dengan kuah menyatu. Disatuin dalam satu mangkuk.


Aku sama Ayas pesen mie ayam geprek. Aku ori, Ayas pake sambel kacang. Rasa kuahnya khas mie ayam yang mangkal atau gerobak. Cenderung asin. Agak kaya kari. Dan kalo dirasa-rasa kuahnya mirip rasa kuah soto. Apalagi yang ada bumbu kacangnya. Walau sudah ditambah krcap, rasa asin tetap mendominasi.

Mienya cukup besar. Awalnya kita udah pesimis rasanya enak melihat mie yang bentuknya biasa aja. Tapi pas dimakan ternyata enak, lembut.

Kemudian toppingnya ada ayam geprek (ayam goreng tepung digeprek), bawang daun, bawang goreng dan tempe. Iya, tempe. Baru pertana kali makan mie ayam ada tempe sebagai topping bawaan. Wkwk
Tempenya digeprek juga kaya ayamnya. Rasa ayamnya enak, dagingnya ikutan gurih. Tempenya pun terbilang enak. Apalagi pas dipaduin sama bawang goreng dan kuah. Enak aja apa enak banget ?




Selain 'menu bawaan', ada juga pangsit dan kulit krispi di masing-masing meja. Tersedia juga kerupuk putih. Kemarin aku nyobain pangsitnya dan enak.

Secara keseluruhan, enak.

3. Fasilitas
Bukan cuma tempatnya doang yang luas. Fasilitas juga cukup lengkap. Ada washtafel yang jelas (yakali tempat makan ga ada), ada toilet dan mushola juga. Dan yang paling bikin hepi anak muda, ada wifi kenceng. Wkwk




4. Harga
Harganya standard. Mie ayam geprek 12k dan porsinya cukup banyak. Aku yang lagi kelaperan aja ngga abis. Ada banyak menu lain yang harganya masih sekitar situ.

KESIMPULAN
Menawarkan inovasi baru, mie ayam tapi ayamnya digeprek, menjadi salah satu daya tarik. Dengan harga 12k/porsi, ya wajar lah menurutku. Rasanya juga terbilang enak. Tempatnya nyaman, walau kadang ada orang yang mpas-mpus ngerokok. Kemarin gak ada tukang parkir, jadi parkir gratis.
Tempat makan ini layak dikunjungi, Gaes.

Penilaian
4/5

posted from Bloggeroid

4 komentar:

  1. Wah, sekarang jadi food blogger. Mantap bosku 8|

    BalasHapus
  2. Biar tetep nulis aja si Om.. :'D

    BalasHapus
  3. very interesting information, I really like it because it can add insight for me more broadly, thank you very much for this extraordinary information
    cara menyembuhkan lupus nedritis pada anak dan dewasa, berbahayakah melakukan diet tanpa mengkonsumsi nasi ??,

    BalasHapus