Pages

Senin, 20 Maret 2017

Karena

Manusia itu makhluk sosial. Walaupun dia introvert, pendiam dan sejenisnya, tapi dia tetap butuh orang lain untuk bertahan hidup di dunia yang katanya kejam ini. Kejam, namun juga begitu indah.. #TerMikasa

Katanya, fitrahnya manusia itu ingin menjadi lebih baik. Walau sekarang dia mungkin saja jahat, tapi pasti dia punya bakat untuk baik. Dari buku Chicken Soup for Teenage Soul, "perlakukanlah seseorang sebagaimana ia seharusnya dan sebagaimana semestinya. Karena ia akan menjadi sebagaimana ia seharusnya dan semestinya. Tidak hanya menjadi sebagaimana seharusnya." Kurang lebih seperti itu.

Adapun perubahan untuk menjadi lebih baik bisa karena faktor internal dan faktor eksternal.
Imho, perubahan karena diri bisa jadi atas ilmu yang didapat, atau melihat kebaikan orang lain. Maupun keburukan orang lain.

Misalnya, Alex melihat kelakuan baik dari Axel yang tidak mengikuti arus kebanyakan, fokus pada apa yang dia mau dan memantapkannya untuk masa depan yang tjerah. #halah
Teguh memegang prinsip walau dalam keadaan sesulit apa pun. Kemudian Alex mencoba untuk berubah lebih baik, karena dia mudah dipengaruhi arus.

Misal lagi, Zach termotivasi karena kelakuan Maverick yang ruajin belajar juga ruajin dalam beribadah. Salat lima waktu gak pernah absen di Masjid, urusan sama manusia juga tak terbengkalai. Zach pun mencoba untuk *henshin*
Ia sadar bahwa sifat introvertnya membuatnya terisolir dari dunia, kemudian ia memaksa dirinya untuk berubah. Karena kadang kebaikan itu harus dipaksa
:'v

Misal lagi, Ayas memotivasi dirinya untuk berubah karena tersadarkan atas perangai buruk orang lain. Ia sadar bahwa membuat orang lain menunggu itu tidak baik, kemudian ia berusaha untuk selalu ontime. Ia sadar bahwa menjadi baik ngga harus sempurna. #eaaa

Misal yang terakhir, Rukmini termotivasi menjadi lebih baik karena Joko. Rukmini yang tadinya berpakaian seenaknya, berubah menjadi lebih sopan. Rukmini yang tadinya malas beribadah, berubah menjadi lebih rajin.

Jika diri tidak sadar, tidak mau bergerak dan hanya 'berpangku tangan' padahal bekal pengetahuan (ilmu) sudah di tangan, maka dia butuh dorongan.
Jika diri tidak tahu, tetapi ingin tahu dan ingin berubah, maka ianya akan mencari-cari segala hal untuk proses perubahan itu. Tetap doronglah ia.

Semuanya butuh dorongan baik itu secara langsung maupun tak langsung. Karena sekali lagi, manusia itu makhluk sosial. Dia tidak bisa hidup sendiri selamanya. Atau, tidak selamanya bisa hidup sendiri ? :D

Sesederhana itu.

Perlu digarisbawahi, bahwasanya manusia itu lahir membawa keunikannya sendiri. Tiap-tiapnya berbeda. Dari keunikannya ada kelebihan dan kekurangan. Untuk itu, jika berubahmu disandarkan pada manusia, maka akan sangat mudah rapuh dan rentan berubah ke sebelumnya. Yah, namanya juga manusia..
Nobody's perfect. Im nobody. So, im perfect. #abaikan :v

Berbeda jika perubahanmu disandarkan pada Dia yang Kekal. Kekuatannya melebihi kekuatan armada full team bajak laut topi jerami. Kuat, bisa mengakar. Susah untuk dicabut. Jika sudah terpatri di hati, ya sudah.

Permisalan-permisalan di atas, contohnya. Adalah perubahan karena melihat perilaku manusia. Ada yang terdorong karena melihat kelakuan baik dan kelakuan buruk. Yang perlu dikhawatirkan adalah jika manusia yang membawa aroma-aroma perubahan itu berbuat salah dan mengecewakan. Bisa jadi merentankan. Apalagi untuk kasus Rukmini dan Joko. Jika Rukmini sudah tidak menyukai Joko, atau Joko mengecewakan Rukmini.. maka hilanglah perubahan kebaikan itu. Sangatdisayangkan

Pada akhirnya, menyandarkan kepada Dia yang Kekal akan jauh lebih baik. Bisa jadi awalnya karena melihat orang lain berbuat kebaikan dan kita termotivasi. Lalu diri kita memantapkan niat, didasarkan berbuat baik karena ALlah sahaja. Akan lebih menenangkan, lebih awet, dan penuh barakah.. in sya ALlah☺

Sekian. Maafkan bahasa yang memutar. Sedang mencoba menuangkan perasaan lewat tulisan, kembali seperti dulu. Semoga dapat diambil manfaatnya. Mari tetap berusaha menjadi baik, tetap baik dan selalu baik.

Dariku, temanmu, yang menyayangimu karenaNya.


stay with me..

2 komentar: