Pages

Sabtu, 20 April 2013

"Aku Lebih Tertarik dengan Wanita yang Tidak Menutup Aurat"

BismiLlaahirrahmaanirrahiym..
Salaamu 'alaykum warohmatulloohi wabarokaatuh..

Saya akan sedikit bercerita juga memaparkan pendapat mengenai jilbab untuk Muslimah. Berharap bermanfaat untuk yang sudah 'berjilbab' agar istiqomah maupun yang belum, agar berjilab syar'i sesegera. Saya akan menyajikan dengan bahasa semau gue agar mencakup banyak kalangan dan mudah dipahami :D kyaaaaaaaaaaaa

Beberapa bulan lalu, aku banyak melihat tagar di timeline twitter tentang #WorldHijabDay. Ini maksudnya apa ?? Setelah menjadi pengamat timeline, pun gugling, muncullah cerita tentang saudari kita yang Maa shaa Allaah luar biasa ! Dialah Ukhty Marwah El Sherbini, seorang Ibu yang tinggal di Jerman dan DIBUNUH dengan cara yang teramat sangat keji. Ia DIBUNUH oleh seorang pengidap salah satu penyakit paling berbahaya di dunia, yaitu Islamophobi, di hadapan banyak orang. Pun disaksikan oleh suami dan putranya yang baru berusia tiga tahun !! Ia ditusuk belasan kali di pengadilan. Tidak ada yang membantu menolong kecuali suaminya. Suaminya pun ditembak oleh polisi yang 'mengamankan', jika memang itu boleh disebut mengamankan. Dan bertambah anehlah karena berita itu tidak diberitakan oleh media Jerman. Sungguh keterlaluan !!!!!!!

Itu terjadi di pengadilan ! Di pengadilan ! Di pengadilan ! Where is da human rights ?????????

Beliau (Marwah rahimahullah) adalah Muslimah berjilbab dan mempunyai tetangga yang amat membenci Islam. Mengaitkan Islam dengan terorisme dan semacamnya. Sampai akhirnya mereka bertemu di taman, anak Marwah ingin bermain ayunan yang sedang diduduki si tetangga tadi. Jadi Marwah meminta dengan sopan ke tetangganya itu. Tapi perlakuannya malah kasar dan khimar(kerudung)nya ditarik. Bukan hanya hari itu sebenarnya. Karena sudah banyak hari Marwah mendapat tindakan tidak menyenangkan karena ia berjilbab dan Muslim.

Teroris ?

Oleh karena tindakan tidak menyenangkan itu, Marwah melaporkan si tetangga tadi ke polisi. Tapi, malah seperti itu.

Polisi untuk mengamankan ? Melindungi ? Haaaah ?

Ukhty Marwah, perjalanan hidupmu, perjuanganmu untuk hijabmu, jilbabmu, untuk kehormatanmu, untuk agamamu telah menyentakkanku. Dan pastinya banyak Muslimah di seluruh dunia demikian. Betapa tidak. Engkau rela mati demi kehormatanmu, demi hakmu, demi kebanggaanmu sebagai Muslimah, demi patuh pada Allah. Sedangkan disini.. Banyak yang mati-matian tidak mau memakai jilbab dengan berbagai alasan. Aku malu. Aku termasukkah ? :'(




Iyaa.. Malu ngga sih ?? Disana mati-matian demi jilbab, sedangkan kita kadang mati-matian ngga mau berjilbab dengan banyak alasan..




Di Timur Tengah sana, banyak yang memakai jilbab syar'i lengkap dengan cadar yang mayoritas berwarna hitam-hitam. Katanya sih pakaian warna hitam menyerap panas. Tapi kok mereka tetep aja make ya ??? Kenapa kira-kira ????

Karena ALLAAH !!!!! :'(
Tentu karena dan untuk ALLAAH !!!!

Bandingkan Ukhtt,, dengan Indonesia. Panas emang iya, tapi panasan mana ama di gurun ?? Ini masih di dunia, yang panasnya ngga seberapanya neraka.. Semoga kita semua diampuni Allah dan terhindar dari api neraka :'(
aamiin



Ukht, berjilbab itu wajib untuk Muslimah.. Seperti dalam Quran surah Al Ahzaab ayat 59 yang artinya;


Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Alloh adalah Maha pengampun lagi maha penyayang.”

Teringat status facebook Muslimah kelas 6 SD dulu yang kira-kira seperti ini,
"Berjilbab memang panas dan berkeringat, tapi biarlah itu semua menjadi saksi di akhirat kelak"

*jlebbb*
Maa shaa Allaah..

Aaaaaaarghhhhhh gue bener-bener tersentaaakk.. Rasanya kayak ditembak pake AK47 (ini hanya dramatisir, bahkan gue belum pernah lihat AK47 selain di layar hp dan pc). Ya saat itu gue belum berjilbab syar'i padahal udah kelas 3 SMA ! Dan gue belum tau jilbab syar'i sebenenarnya ituh kaya apa !! (-/\-)

Sebelumnya gue kopdar sama Mba Bolung, termasuk Gadis kelas 6 SD tadi. Aku dapati ada yang berbeda. Cara berbusanya, cara berjilbabnya. Aku masih dengan kerudung instan andalan, walau menutup dada tapi ada yang dirasa aneh. Aku ngga make kaos kaki. Aaaagggggggkkkkkk !! Sedangkan gadis kelas 6 SD memakai kerudung sampai perut, baju dan rok lebar pun kaos kaki..

Sebenernya aku pengin nyeritain pengalaman Muslimah berjilbab. Tapi yang aku pahami betul cuma aku, jadi aku tulis aku aja deh. Maaf ya, narsis sebentar :D

Zaman aku sekolah sampai kelas berapa, aku emang belum tau pasti tentang jilbab syar'i. Tapi aku ngga suka kalo make kerudung yang kecil banget, nama yang ada di atas saku seragam sekolah bisa kelihatan gitu. Juga, kerudung favorit anak sekolah zaman sekarang kan kerudung paris yang tipis itu. Ada yang aku rasai aneh selain karena aku ngga bisa makenya #eh :p
Yaitu betawa nerawangnya walau udah dilipet. Kerudungan kan buat nutupin aurat ya setau aku, tapi kalo rambutnya keliatan ? Terus kalo pake kerudung itu biasanya disilang dan ditarik ke belakang, namanya model kerudung bunuh diri #haaah :v
Nah kalo kerudung bunuh diri ini kan lebih aneh lagi. Dadanya menonjol, rambutnya pun terterawang. Dan model-model lain juga..

liyat, kliyatan rambutnya diiket


Maka, kerudung instan yang tinggal slup tetap menjadi favoritku :v
Selain karena alasan di paragraf sebelumnya, aku juga males banget kalo ngaca. Kebanyakan yang make kerudung itu soalnya demen ngaca walo ada guru di kelas. Udah gitu sering dibongkar-pasang. Duh, riweuh sendiri liatnya. Lol

Kadang aku penasaran kenapa mereka suka banget pake kerudung kaya gitu. Dijawabnya karena harga murah dan bisa digaya-gayain. Iya sih emang murah. Tapi kan harga kerudung syar’i paling dua kalinya. Coba belanja baju, pernak-pernik, make-up sebulanannya dikurangin deh.. heuheuheu.


Karena ada rasa yang tak biasa, aku mulai ngorek-ngorek di internet gimana sih pakaian syar'i, jilbab syar'i  ituuuuu ?!??!??!!

Pas nyarinya belum 100% #eh akunya udah dikasih tau dikit sama guru tahsin SD Alam, kalo syarat jilbab syar'i itu tebal, tidak transparan, dan tidak hanya menutup rambut dan kepala, juga menutup dada.

“Katakanlah kepada wanita yang beriman :
“Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang biasa nampak dari mereka.
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka… (QS. An Nur : 31)

Dan aku mendapat tambahan dari internet, kalau pakaian Muslimah juga harus ngga kaya pakaian lakik, nutupin seluruh tubuh, longgar dan jangan pake celana karena itu menyerupai kaum lakik ya, ngga ketat, warnanya ngga mencolok mata apalagi mataku, kalo pake pakean jangan biar terkenal, dan ngga dikasih parfum. Karena kalo pake parfum dan tercium oleh lelaki ajnabiy (asing, non mahrom) maka kita bisa disamakan dengan pezina. Na'udzubiLlaahi mindzaalik.

Nah loh nah loh nah loh. Aku pun bengong. Pakaian syar'i bearti yang seperti itu, lha di luar sana yang masih jadi favorit yang tipis-tipis, ketat dan sebagainya. Ah ngga usah liat di luar, liat lu sendiri aja dulu dew --"
Iya, gue liat sendiri. Gue masih compang-campingggg >,<
Berhubung dulunya gue agaknya tomboy jadi gue pake rok kalo sekolah doang dan pernah bilang ngga akan pake rok apalagi gamis. Gamis soalnya kaya ibu-ibu banget. Kalo celana kan macho', pikirku dulu. Betapa culunnya ya.. Kalo sekarang aku malah suka pake gamis. soalnya kalo pake rok atau celana, perutku lama-lama sakit. heuheuheu

Karena aku tau kesalahanku, aku pun berusaha buat ngumpulin baju-baju juga jilbab syar'i. Tapi di toko-toko dekat sini banyak yang tipis, kerudung yang aku cari juga ngga ada. Rok, gamis, atasan terlalu banyak hiasan yang mencolok. Aku kan sukanya yang polos kaya aku.. #eh :p
Aku heran banget sih. Aku kan ke toko yang katanya jual perlengkapan Muslim, tapi ngga lengkap.. huh
Kalopun ada yang pas, biasanya mahelll. Tapi sih mahel ngganya, aku beli juga bisanya mipil. Soalnya kan aku anak sekolahan, belum tetap bekerja #eaaaaaa #corcol :v
Sampai sekarang aku masih berjuang untuk berjilbab syar'i sebisaku. Doakan, doakan \^^/



Sayang sekali, ternyata masih banyak yang beralasan untuk tidak berjilbab. Yang paling populer adalah "belum siap, biar hati akuhh dulu yang akuhh jilbabin". Alasan itu ada dari dulu sampe sekarang. Ngga bosen-bosennya tuh alasan mengudara yes. #eh
Untuk alasan ini mungkin artinya hatinya dipersiapkan buat jadi lebih baik ya ? Tapi jadi lucu karena hati dijilbabin. Hati kan di dalam tubuh, kalo dijilbabin apa ngga papa ? :|

Mba, seperti shalat, jilbab itu siap ngga siap, mau ngga mau kudu mau. Karena itu wajib. Dan kalo ngga dilaksanain bakal dosa. Kalo bilangnya ngga siap mulu, aku ngga tau siapnya kapan. Karena hidayah kan dijemput ngga dateng sendiri. Kalo beralasan ngga siap watirnya sang hidayah ngumpet dulu. Dan karena itu, dosanya makin menumpuk. Oke, udah baca Quran surah Al Ahzaab ayat 59 kan ???


Wanita berjilbab ngga mesti shalihah, tapi wanita shalihah udah pasti berjilbab ;) 

Ada juga fenomena yang lagi ngetrend sekarang ini, yaitu jilbab modis atau apalah itu namanya. Dan terlihat lebih banyak yang memakai daripada jilbab syar'i. Ada yang menentang jilbab modis, ada yang mendukung. Jika dilihat dari luar saja dengan dicocokkan dengan ciri pakaian syar'i di atas, pakaian model begitu termasuk ngga syar'i karena terlalu waw, ada yang bercelana juga. Tapi dilihat dari sisi lain, perlu diapresiasi juga ya. Karena dengan itu banyak Muslimah yang sebelumnya ngga berkhimar jadi berkhimar. Apapun itu tujuannya, apapun itu motivasinya untuk berjilbab.

Kalo udah mau berjilbab tinggal diarahkan aja. Jilbab yang bener itu gini gitu, boleh pake kaya gitu tapi buat cucuameh (baca: suami) aja. Karena berjilbab kan untuk Allah, untuk menjaga diri, menutup aurat, membantu kaum Adam menundukkan pandangan ;)

Jangan dinyinyiri. Karena nyinyir bisa membuat hati sakit dan bisa antipati nantinya. Karena mungkin hanya butuh pengertian. Begitu.

Oh iya, dulu aku pernah survey abal-abal pake sms dan aplikasi chat di handphone. Begini,

bismiLlaah..
Kaka2.. Jawab pertanyaanku yaa, buat survey. Jd jujur aja, ngga memengaruhi IPK kok :)

Menurutmu wanita yg pake baju minim ama yg pake baju lebar bagusan yg mana?
Alasannya ?
Lebih tertarik yg mana?
Akan lebih mhormati yg mana ?
Harapanmu gimana ?

Jawab dg jawaban kamu sbg laki2 yaa ;)


Aku nanya ke beberapa aja sih, ngga banyak. Dan ini jawaban mereka ya;

1. Bagusan pke baju lebar karena prtma jelas agma menyerukan kedua akan lbih istimewa tentunya yg lebar gak skdar lebar ketiga brarti wanita itu juga mnjga martabatnya dan kesuciannya d dpn psangan ia kelak. . .tentu akan sangat lebih mnghormati dan menghargai yg lebar krna dy jg menghormati dan menghargai kita sbgai lelaki ntah nnti psangannya siapa dan dy mnjga qt dari maksiat mata..bagi yg belum gak ad kta trlmbat dan malu,bgi yg udh jga Akhlak dan ibadah.,,
(Alam, 18 tahun, Mahasiswa)

2. Yg jelas pke kerudung itu lebih bgus wy :)
(Dhany, 18 tahun, Mahasiswa)

3. Ya. Krna suapa wanta trlhat lbh anggun,terhormat,dan ibdah. Jg.
Lbh trhrmat yg mentp aurat bju lebar.
Harapan. Perempuan maupn Laki2 menutp aurat dg pakaian yg sesuai islam,mengntrol nafsu.. Jdlah muslim yg sejati dan bnar
(Givni, 18 tahun, Mahasiswa)

4. 22 nya sma2 resep di lihat  .
Wanita pake baju minim klo cocok ma postur bdan nya , sih gpp ,cuman kalo udah jelek , item pake bju minim , ih gk resep , tapi kasihan nanti di akhirat .
Klo wanita pakaian lebar enk2 aja di lihat nya ,
Tertarik dengan wanita yang sholehah lah
Hormati yg pake pakaian besar lah .
Mendapat wanita yg sholeh pakaian besar ketika di dalm rumah memakai pakaian minim .
(Taufik, 19 tahun, Mahasiswa)

5. Lebih tertarik dgn org yang tdk menutup auratnya.
Aku pun kaget dan bertanya dengan tanda tanya "???????????"
Dan dijawabnya lagi,
Lebih menghormati orang yang berjilbab dan menghargai orang yang mengetahui,memahami dan mengamalkan apa itu hijab.

Knp lebih menarik,krn salah satu tujuan wanita tdk berhijab itu kan untuk menarik lawan jenis.dan hasilnya banyak yg berhasilkan.

Untuk itu dibutuhkan timbal balik dari seorang ikhwah pula,bagaimana seorang ikhwah dapat menghargai seorang wanita

Sehingga para wanita mengetahui bahwa apa yang dilakukan untuk menarik perhatian seorang perhatian ikhwah hanya sia-sia

Hingga akhirnya para akhwat sendiri dapat merasakan betapa ia hanya merendahkan dirinnya didpn para ikhwah.
Wallahu alam bisshawab.
(Fajrin, 18 tahun, Mahasiswa)

6. Lebar, krn minim itu mengundang syahwat dan buat aku pasti godaan iman. Suka yg lebar dan tertutup, karena kata Rasulullah disuruh mengutamakan yg baik agama ny, Insya Allah fisik dan lain ny juga baik.

Lebih respect ma yg tertutup, yg minim akan aku acuhkan. Diladenin bisa bkin dosa dew

Harapan ku, setiap wanita harus menjaga diri dgn memakai pakaian yg sopan lagi tertutup. Krn itu akan menjaga baik si wanita maupun pria terhindar dari dosa
(Ipur, 22 tahun, engineer)

7. Alasannya apa ? Maaf kalo yg pake mini itu terlalu murah.. Kalo yg lebar itu "buni keur batur, boleklak jang nu sah".. 

Lebih tertarik yg mana? Yg lebar, apalagi pake kerudung atau niqab..

Akan lebih mhormati yg mana ? Dua2nya saya hormati, namun derajatnya beda..

Harapanmu gimana ? Maksud pertanyaan ini apa?

Harapannya, jadilah wanita seutuhnya.. Yg baik n benar.. Menuju ridha Alloh..
(Fuzie, 29 tahun, Ebook Developer)

9. Waduh... Kalau bicara naluri ana, seorang laki-laki pasti senang melihat wanita yang memperlihatkan bagian-bagian tubuhnya... Karena hal itu sangat manusiawi sekali...

Tapi.... Kita juga beragama dan agama mengatur kita dalam hal berpakaian. Setelah ana berpikir ulang, ana engga mau jika tubuh istri, anak ana jadi objek tontonan gratis buat para pria... Dan pada saat ini... "Maaf" para psk dan wanita yang berpakaian minim hampir tidak ada bedanya.. Jadi ana lebih memilih untuk mengikuti ajaran agama ketibang mengikuti nafsu manusiawi... Sekian.
(Rangga, Ayah tiga jagoan)

10. Yg pake baju lebar..
Alasannya apa ya.. Kl yg minim berarti dia udh ga seutuhnya lagi auratnya bwt suaminya #tsahh
Kl soal menghormati ya menghormati yg jilbabnya lebar lah.. Sbb dia menhormati dirinya sendiri
Harapannya semua Muslimah bs berjilbab lebar dan syar'I warna2 gelap yg ga mencolok warnanya..

Emg kalo' warnanya mencolok kenapa kk ?

Menarik perhatian laki2 Dew.. Syari nya warga gelap
(Randy, 27 tahun, SewaHTmurah.com)


Nah itu hasil survey abal-abalnya. Semua menyukai yang tertutup dan tidak kekurangan bahan. Walau ada yang menjawab ke masa depan (baca: pasangan hidup) padahal sih gue ngga nanya menjurus kesitu yes :p kekekekekkek
Seenggaknya kita tau ya kalo kita (wanita) ini emang ujian yang bisa luar biasa untuk lakik. Hihi

Sederhana, bukan ? Ya, sesederhana itu..
Maka Ukhty, BERJILBABLAH SEGERA !!! KARENA DAN UNTUK ALLAAH !!

Dari Ummu ‘Athiyyah, ia berkata, “Pada dua hari raya, kami diperintahkan untuk mengeluarkan
wanita-wanita haid dan gadis-gadis pingitan untuk menghadiri jamaah kaum muslimin dan doa mereka.
Tetapi wanita-wanita haid harus menjauhi tempat shalat mereka. Seorang wanita bertanya:, “Wahai Rasulullah, seorang wanita di antara kami tidak memiliki jilbab (bolehkan dia keluar)?” Beliau menjawab, “Hendaklah kawannya meminjamkan jilbabnya untuk dipakai wanita tersebut.” (HR. Bukhari no. 351 dan Muslim no. 890)

“Hai anak Adam, Sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan dan pakaian takwa itulah yang paling baik.” [Qs. al-A'raaf 26]

Telah banyak ayat-ayat Al Quran juga hadits yang memerintahkan Muslimah berjilbab. Tunggu apa lagi ? :')

Masih tetap berdalih, "jilbabi hati dulu" yang tidak ada dalam Al Quran dan Hadits ?? Bukankan sebagai Muslim kita harus taat pada Allah, bukan kata-kata orang ? :')

Ukhty, mungkin ada diantara kita yang menganggap atau mbatin kalau wanita yang berjilbab syar'i (jilbab lebar seperut, sepaha, bahkan sampai mata kaki) dan memakai baju longgar (misal gamis) yang dianggap baju kebesaran (ukuran) adalah orang-orang kuno, ngga gahol, ketinggalan zaman dan sebagainya. Tapi merekalah yang menarik Ukht. Kenapa ??? Karena mereka taat pada Allah, peduli amat kata manusia, yang penting Allah ! Dan mereka telah memerdekakan diri mereka dari kekangan kata-kata manusia itu. Itulah merdeka ! MaashaaAllaah..

Dengan garam-garam yang aku makan (baca: pengalaman), aku sadari ketika aku memakai jilbab semau gue banyak yang bersikap kurang menghormati Muslimah, seperti menyentuh kulitnya. Dan berbeda kalo make jilbab syar'i, orang-orang akan lebih menghargai, misal dengan ngga ngajak salaman atau memberi kembalian tanpa menyentuh tangan. Mereka (laki-laki non mahrom) maupun wanita kelihatan lebih gimanaa gitu jadinya, heheh :D

aaakkk pen yang kea ginihhh >,<


Bukan berarti diri ini sudah betul banget, sungguh, masih nyubi. Maka ayo, kita berjuang bareng-bareng memerdekakan diri kita. Merdeka dengan jilbab adalah ketika kita bisa acuh dengan kata-kata buruk orang tentang jilbab syar’i kita. Merdeka dengan jilbab adalah ketika kita leluasa melakukan aktivitas dengan percaya diri memakai jilbab syar’i kita. Merdeka dengan jilbab adalah ketika alasan-alasan keduniaan bisa kita senyumi karena memandang akhirat kita..

Ingatlah kembali Muslimah-muslimah luar biasa dengan jilbabnya..




“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.” (QS Al A’raaf ayat 26)

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin, apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan, aka nada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah sesat, sesat yang nyata. (QS Al-Ahzaab ayat 36)


FYI Ukht,, sekarang ada pakaian syar'i satu stel dengan khimarnya dengan harga terjangkau. kalo pen tau hubungi aku aja :D


Demikian. Maaf jika ada khilaf :)
BaarakAllaahu fikum


(dewi, 18 tahun, yang mencintaimu, Ukht) :D



Senin, 08 April 2013

Ketika Bus Berbicara


BismiLlaahirrahmaanirrahiym..

Aku mau cerita-in tentang kejadian yang aku dan sekitarku alami di kendaraan umum, khususnya bus. Mungkin beberapa dari kamu juga pernah ngalamin. Tapi, apa salahnya ngebaca tulisan akooh ? Kalo kamu belum tau kan jadi tau.. T^T :hammer:

Ngga papa sih ngga dibaca juga. Yang penting gue nulisin ini dengan mengharap kebermanfaatan. Yeayyy !

Perjuangan Demi Bawang

*melet*

Dulu pertama kali naik bus, aku lulus SMP mau daftar SMA. Sendiriyan miapah.. T^T