Pages

Kamis, 27 September 2012

Saat Kata-katamu di Socmed Terbiarkan..


Salam Alaykuum..

Aku akan mengemukakan pendapatku tentang kehidupan di social media macam facebook dan twitter :)


Di zaman ini, sebagian besar orang sudah mengenal (menggunakan) situs jejaring sosial. Di Indonesia, mungkin facebook masih lebih populer dibandingkan twitter. Kenapa? Karena facebook lebih dulu mengudara. Dan, facebook juga lebih mudah diakses dengan handphone apa saja termasuk handphone merk lokal yang bahkan bisa gratis dengan menggunakan 0.facebook.com. Teman-teman saya banyak yang menggunakan handphone merk lokal, oleh karena itu saya tahu. Dan hampir semua dari mereka memang baru mengenal facebook. Walau sebagian sudah ada yang move on ke twitter, tapi teramat sedikit.

Selain lebih mudah diakses, facebook juga sering mengembangkan performanya. Dulu, status di facebook dibatasi berapa ratus karakter saja. Sekarang, kita membuat status sepanjang 'notes' juga bisa. Itu salah satu perkembangannya :D
Twitter sendiri daridulu selalu saja dibatasi hanya 140 karakter. Tapi, itulah asyiknya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri.
Untuk diri saya sendiri, saya lebih sering membuka twitter daripada facebook. Walau facebook juga dibuka :D
Oke, saya tidak akan menceritakan tentang kelebihan-kekurangan dua situs jejaring sosial tersebut, tapi ini..

Beberapa hari yang lalu ada konflik di TLku, dan karena itu aku jadi lebih sering membaca "ini kan cuma tweet, jangan terlalu serius. Bisa saja aslinya (di dunia nyata) berbeda". Ya kira-kira seperti itu.

Hmmm :)

Aku tidak setuju dengan pendapat seperti itu. Karena apa yang aku twitkan, apa yang aku poskan, haruslah itu diriku bukan orang lain. Serius. Ya, harus serius. Twitmu harimaumu, statusmu harimaumu. Apalagi posting di 'ruangan terbuka' yang bisa dilihat banyak orang. Bayangkan, jika orang yang pertama kali melihat postinganmu dan ternyata kamu sedang 'menjadi orang lain', mungkin saja orang lain itu menyangkamu 'orang lain', bukan dirimu. Kesannya seperti itu. Dan biasanya orang akan mengingat kesan pertama kalu. Maka berhati-hatilah, dan jangan salahkan orang lain itu. Lihat dulu dirimu ;)

Tapi dew, kadang ada yang tidak sesuai dengan kehidupannya sehari-hari. Bagaimana?

Iya, aku juga. Aku juga mengamati postingan-postingan dari teman sekelasku dulu. Anaknya terlihat bandel, urakan dan nyebelin, tetapi di facebook dia membuat status yang 'romantis' untuk keluarga, teman juga tambatan hatinya. Seakan saya tidak percaya. Tapi, setelah ada kesempatan bercakap lebih dekat, dia memang tidak bandel dan tidak urakan, kita saja yang belum kenal dengannya. Keromantisannya ada saat dia benar-benar menjadi dirinya. Sedang kalap mungkin :v

Ada juga temanku tiap membuat postingan hampir semua galau. Padahal anak itu kelihatan semangat-semangat saja kalau sekolah, padahal sekolah itu kan.. #lupakan.. Setelah didekati, ternyata memang dia galau..

Biasanya remaja memang seperti itu, apa yang ada dalam pikirannya ia tuang begitu saja. Apalagi jika sudah memuncak. Eh, bukan hanya remaja ding.

Jadi, apa yang kita twitkan dan apa yang kita poskan sebenarnya itu kita sebenarnya. (sebagian yang saya amati, jadi tidak semua orang, mungkin tidak untuk akun anonim pencitraan politik)


Kenapa tidak sesuai dengan kehidupan sehari-hari?
Mungkin karena kita belum mengenal mereka saja.. Atau bisa saja dengan mencurahkan di social media, dia bisa lebih leluasa seakan memberi pesan pada kita, "inilah saya". Karena kadang, di dunia nyatanya ia tidak memiliki rekan yang 'cocok' untuk menumpahkan isi hati seperti yang ia muntahkan #eh tumpahkan di socmed. Karena berbicara dengan tembok itu seperti orang tidak waras..

Biasanya twit dan postingan itu berisi curahan hati, info, ide dan iseng. Nah, itu.


Aku akui, memang tidak semua akun jujur. Karena kita belum mengenal saja. Dan di socmed ini juga banyak akun palsu juga akun pencitraan. Bisa saja di socmed nakal banget, tapi teman-temannya mengenal dia anak yang baik. Bisa saja di socmed kelihatan baik, padahal aslinya jahat. Hati-hati, lihat latar belakangnya dulu.

Untuk mengenal seseorang memang tidak cukup dilihat dari postingan-postingannya di facebook maupun twitter. Untuk menjudge pun demikian. Tapi, apa yang paling sering kita posting, apa yang paling sering kita twitkan, maka orang lain akan mengenal kita dengan itu. Misal, saya selalu mengepos postingan galau di facebook dan twitter. Maka orang lain menganggap saya ini pribadi galau. Galau lebih terkesan negatif. Maka, hati-hati.

Jangan salahkan orang lain menjudge kita karena postingan kita, lihatlah diri kita dulu. Mungkin ada yang perlu dibenahi, diperbaiki..

Ya, begitulah pendapat saya sebagai pengamat bocah :)


(Dewi, semi-anonim)

2 komentar:

  1. true!!! agree with you dedew......kalau mau ngetuit, apalagi kalau punya banyak followers mesti ati2 dengan isi tuit. kalau baik dan diikuti orang bakal jadi amal jariyah...kalau buruk dan orang mengikuti?? naudzubillahi min dzalik. semoga, kita termasuk orang yg berhati2 kalau ngetuit...tdk menyinggung org lain, dan tidak mengajak kepada keburukan.

    BalasHapus
  2. Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja, dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA, awalnya saya ragu dan tidak percaya, tapi setelah saya lihat pembuktian video AKI ZYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah Ternyata benar benar terbukti dan 2Miliar yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda.” sy sangat berterimakasih banyak kepada AKI ZYEH MAULANA dan jika anda ingin seperti saya silahkan Telefon di 085298275599 Atau Lihat Di internet ««KLIK DISINI»» saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pejabat, Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia.


    PESUGIHAN MENGUNAKAN MINYAK GHAIB

    PENARIKAN UANG MENGGUNAKAN MUSTIKA

    BUAYER ANTIQUE/MUSTIKA

    RITUAL TOGEL/LOTREY

    BalasHapus