Pages

Minggu, 30 September 2012

Hey MAHAsiswa !!!!!!!!!


“AlhamduliLlaah lulus!!”
“AlhamduliLlaah diterima !!”

Kata pertama adalah ketika lulus UN, kata kedua adalah ketika diterima di perguruan tinggi impian. Hampir semua atau mungkin semua siswa ingin meneriakan kata itu, walau berteriak dalam hati. Kata pertama berhasil diucap, tinggal menunggu penuh harap untuk kata kedua.

SNMPTN Tulis. Tes masuk PTN yang diikuti oleh banyak siswa yang baru lulus atau yang pernah lulus. Tentu saingan banyak, dari yang pandai, sedang, miskin dan kaya. Oiya, sebelumnya aku ucapkan kepada sahabat semua yang telah diterima di PTN/PTS impian :) tapi tetap baca sampai selesai yaa,, ada hal yang ingin aku sampaikan untukmu ;)

Saat selesai mengikuti tes SNMPTN Tulis beberapa minggu lalu, aku menanyakan pada teman-temanku, “gimana tesnya, bisa dijawabin semua ngga?”
dan kebanyakan dari mereka menjawab, “susaaahh dew..”

Yang aku rasakan sih emang kaya' gitu. Soalnya sama yang aku pelajarin ngga jodoh. Hehe. Tapi sahabat, optimis haruslah tetap. Satu hal yang bisa diambil dari percakapan di atas,
Kebanyakan sahabat kita juga susah mengerjakannya, sama seperti kita. Hasil tes tidak dipublikasikan. Itu berarti harapan kita diterima masihlah besar. Jadi, tidak patutlah kita pesimistis. :)
Andaikan kita belum diterima, percayalah itu yang terbaik untuk kita. Karena kita sudah berusaha. Yakin, Allah telah menyiapkan tempat yang lebih baik.

Ada kisah dulu dari kakak kelas kita. Beliau ingin menjadi guru bahasa inggris. Oleh karena itu, beliau harus mengikuti tes di bidang studi IPS, padahal beliau IPA. Sepuluh hari sebelum hari H, beliau baru belajar. Dan kawan-kawannya ada yang nyinyir, “hah 10 hari lagi baru mau belajar?? Oalah..”
tapi dalam hati kakak kelas kita ini, ada keoptimisan, “walaupun tinggal 10 hari ngga apa, aku harus berusaha lebih lagi. Lihat saja nanti.”

hari H, karena harus memilih dua program studi, beliau akhirnya memilih Akuntansi di pilihan pertama, walau niatnya ada di pilihan kedua yaitu pendidikan bahasa inggris.

#jengjengjeng

pengumuman, ternyata beliau diterima di jurusan akuntansi !! Beliau ngga sedih. Karena dulu dalam doanya,
“Ya Allah, tempatkan aku di tempat yang terbaik untukku dan agamaku”
dan Allah mengabulkan. Allah memberi apa yang terbaik untuk kita, bukan apa yang kita ingini. Ternyata di jurusan itu beliau menemukan teman-teman yang luar biasa. ;)
nah

Ada juga motivasi dari kakak kelas kita yang lain. Jika sebelum tes kita belajarnya dirasa kurang, harapan haruslah lebih besar. Seperti saat perang Badar, RasuluLlah shallallaahu'alayhiwassallam dan para Shahabat radiyaLlaahu'anhum diserang tanpa persiapan. Bermodal keyaqinan dan harap besar padaNya, akhirnya pasukan RasuluLlah pun menang. So, jangan pesimis.


Mari Luruskan Niat
Sahabat, kita kan ngarep banget nih diterima di kampus idaman.. Itu sebenernya buat apa sih? Kita mau ngapain gitu disana?
Belajar?
Nggaya?
Nurut ortu aja?
Buat nyari kerja?
Nyari jodoh?
Yahh daripada ngga ngapa-ngapain di rumah..

Pfft..

Belajar tu ngga harus kuliah loh.. Nggaya, kaya' udah bisa nyari duit sendiri aja. Nurut ortu sih iya, tapi masa' kaya' kepaksa gitu.. Lah, ko' nyari kerja? Mahasiswa tu harusnya bikin lapangan pekerjaan donk, kalo bisaa.. Secara, kuliah itu kan makan waktu sama biaya. Jangan nyari-nyari jodoh gitu juga, maksudnya jangan diutamakan ampe fokus belajarnya hilang. Jodoh udah ada yang ngatur ko', persiapkan diri aja. Kan selain kuliah bisa juga ke tempat kursus atau apa kek, pondok pesantren gitu. Muehehehe :D

Tujuannya harus jelas, Kawan :)

Kuliah itu untuk mencari ridlo Allah dan ilmu yang pasti. Sayangnya kebanyakan hanya untuk mencari ilmu untuk dunianya saja. Karena beberapa orang yang aku tanyai jawabnya ngga ada yang nyerempet-nyerempet ke akhirat. WaLlaahu a'lam, semoga saja di hatinya ada. hehe
Semoga kita bukan termasuk pecinta dunia ya :')

Rugi adalah jikalau masa kuliah hanya untuk sekadar formalitas dan dunia semata. Karena kuliah itu tidaklah sebentar. Jika sudah lulus, biasanya akan mencari kerja, bukan membuka lapangan pekerjaan. Kemudian menikah. Kapan kita mencari untuk bekal akhirat ? Karena kita tidak melulu hanya shalat dan shaum Ramadhan, Kawan.

Lihat di seberang sana, banyak sekali Muslim yang membutuhkan. Jangankan yang di seberang, di sini pun ada, bukan? Mereka yang belum punya rumah, mereka yang penuh keterbatasan baik fisik maupun finansial, dan lainnya. Muslim itu kan ibarat satu tubuh, jika yang lain sakit maka kita juga sakit.
Pernah lihat acara TV "Orang Pinggiran", kan ??
 Apa yang kita lakukan? Apakah hanya mendoakan mereka dengan 'berharap' kepada pemerintah? Kita bisa melakukan yang lebih, kan?

Kemarin setelah pengumuman hasil SNMPTN, diri ini melihat banyak tweet berseliweran tentang SNMPTN. Ada yang galau, ada yang senang dan ada yang bernostalgia. Dan yang menarik, ada yang menganggap kuliah (dengan mengikuti tes SNMPTN) tujuan akhir adalah untuk bekerja.
“lulus SNMPTN tu ngga ngejamin dapet kerja nantinya”
“gw ngga kuliah aja bisa kerja”
“kerja tu ngga mesti harus lulus SNMPTN kok”
“kerja itu yang penting bisa buat anak-istri”
dan kicauan senada lainnnya.

Hmmm. Tak rela rasanya jika kuliah yang menyita waktu, tenaga juga dana hanya untuk mencari kerja. Harusnya lebih donk :)
Pastilah ada waktu di kala kuliah untuk bersilaturrahiym dengan saudara Muslim.
Pastilah di perguruan tinggi ada UKM.
Manfaatkan, kawan ! Manfaatkan !
Jangan mau hanya jadi pekerja yang mencari pekerjaan. Jadilah yang memberi lapangan pekerjaan.

Mereka yang tidak kuliah juga ingin bekerja (menjadi karyawan).

Kawan, banyak saudaramu yang tidak bisa kuliah dan mereka butuh pekerjaan. Kalau yang kuliah dan yang tidak kuliah sama-sama mencari pekerjaan, bagaimana ?
Kalau bisa, Kawanku, engkau kuliah dan bukalah usaha. Bantu saudara-saudara kita. Ya, walau ada, yang tidak kuliah bahkan putus sekolah malah menjadi pengusaha yang pekerjanya adalah sarjana. Hehe
Semangat berwirausaha yahh ! ;)


Saudara FiLlah,
di Gaza, Palestina, ada seorang mahasiswi farmasi yang membuat pil anti nyeri tanpa efek samping. Di Gaza, kamu tau kan? Daerah yang sedang dihancurkan oleh israhell, dan penuh keterbatasan. Juga di Palestina, ada yang bisa membuat listrik bertenaga matahari.  Jika dibandingkan Indonesia, tentulah Indonesia lebih aman. Tapi disana mereka bisa mencipta. Bagaimana disini, hey mahasiswa ? ;)
Apa harus berada di daerah konflik untuk mencipta sesuatu yang bermanfaat bagi orang banyak?

Sahabat FiLlah,
kamu resah ngga, pada pemberitaan di media sekuler yang sering sekali memojokkan Islam? Sampai-sampai Islam dicap teroris. Celana cingkrang, bercadar, gara-gara pemberitaan media kan jadi terkesan teroris.. Dan, berita tentang Muslim yang didzalimi pun jarang bahkan tidak pernah terdengar. Kamu tau tentang Muslim Rohingya?
Ngga adil ah emank pemberitaannya.

Sahabat FiLlah,
kamu tau ngga tentang vaksinasi? Katanya sih vaksinasi atau imunisasi tu bikin anak sehat. Nyatanya?
Vaksinasi itu program konspirator agar umur manusia pendek. Dan itu diiyakan oleh seorang dokter dari Barat. Lihat, manusia sekarang rata-rata umurnya segitu-gitu aja. Iya, walaupun sebenarnya umur Allah yang menentukan.

Sahabat FiLlah,
kamu tau ngga tentang ekonomi dunia? Itu pake sistem orang barat. Kapitalis ya. Yang lemah semakin lemah, yang kuat semakin kuat. Riba, ngga boleh secara syariat. Liat tuh, Eropa lagi krisis ekonomi. Ekonomi dikuasai yahudi untuk menghancurkan kita secara perlahan. Pemakaian uang kertas, mungkin sebentar lagi akan kembali menggunakan dinar-dirham. Amerika telah mempersiapkan, kawan. Mereka mengeruk hasil tambang emas Freeport. Kenapa kita biarkan ??

Sahabat FiLlah,
masih ada, banyak PR untuk kita para pemuda. Pemuda harapan ummat. Bukankah?
Semangat dan kekuatan pemuda haruslah lebih tinggi daripada yang tua. Pemuda itu ya usia aqil baligh sampai 40. Dan kita, adalah pemuda yang masih segar. Hehe.

nah Sahabat, setelah membaca tulisan di atas, apa yang kamu pikirkan?
Masih tetap ingin kuliah buat sekadar kerja, formalitas, prestise atau yang lain? :)

Sahabatku,
ganti yukk niat kita, jangan hanya untuk 'sekadar kerja', tapi 'kerja untuk Allah, untuk ibadah, untuk ummat', bukan hanya 'untuk gue'. Hehe
Dari beberapa masalah yang aku tuliskan di atas, ada pula beberapa saran untukmu Saudara Muslimku..

Jadilah Entrepreneur.
Zaman sekarang ini masih ada loh, pekerja yang tidak boleh beribadah sama bosnya. Udah gitu digaji juga ngga cukup lah buat makan sebulan. Rugi dobel donk. Tapi nyatanya mereka emang butuh pekerjaan. Miris juga liat yang kaya gitu. Gimana Saudaraku?
Dengan menjadi entrepreneur, kamu kan bisa membuka lapangan pekerjaan untuk Saudaramu seiman..agar mereka dapat pekerjaan, juga berkah untuk semua :)
Dengan menjadi entrepreneur, kamu bisa sekalian berda'wah, berjihad, dengan harta dan atau seminar-seminarmu.
Kamu pun bisa menyaingi pengusaha-pengusaha kafir yang nakal, Saudaraku. :)
Saudaraku, ingatlah mereka yang tidak bisa kuliah karena penuh keterbatasan ! Mereka ingin berkecukupan dan mungkin, kebanyakan dari mereka ingin bekerja. Berilah mereka kesempatan itu.

Dokter.
Lihatlah di Palestina, Suriah, Rohingya, Pattani, Kashmir, dan lainnya Saudaraku.. Mereka didzalimi sedemikian keji. Mereka sakit bathin juga fisik. Tentu saja mereka jua membutuhkan tenaga medis.
Seperti juga konspirasi vaksin. Vaksin dicipta, katanya untuk kesehatan anak-anak, nyatanya malah membuat sakit. Ternyata mereka ingin menyedikitkan kita.
Juga, lihatlah. Banyak cara pemurtadan lewat jalur medis. Contohnya di rumah sakit A, seorang anak sakit, dokter mengatakan harus dioperasi dan sayangnya keluarga si anak tidak memiliki uang. Kemudian pihak rumah sakit menawarkan untuk menggratiskan, asal murtad. Bagaimana ?
Dan, ternyata setelah diperiksa di rumah sakit lain, tidak apa. Mau sampai kapan kita dibohongi?

Untuk yang sekiranya mampu, jadilah dokter beriman !


Penulis, Jurnalis.
Tak diragukan lagi, peran media untuk saat ini sangat berperan membentuk pola pikir masyarakat. Misal, teroris adalah jihad. Teroris adalah Muslim bercelana cingkrang, berjenggot, bercadar dan lainnya. Dari kabar yang saya dapat, 90% media dikuasai oleh 'mereka'. Oleh karena itu, banyak tayangan dari mereka mengandung konspirasi, tak mendidik dan anti Islam. Dari mereka juga gaya hidup seperti makanan, fashion, musik dan semacamnya berkembang sangat pesat.
Untuk kamu ketahui Saudaraku.. Kadang tulisan itu bisa menumbuhkan kekuatan tersendiri untuk pembacanya. Juga bisa membentuk pola pikir. Ingat motto mereka, kesalahan yang terus-menerus ditayangkan, akan menjadi kebenaran.

Juga dengan buku-buku karya kaum kafir munafiq, sangat berbahaya. Apalagi untuk orang 'awwam'.

Mari berkarya !

Untuk lainnya, kamu lebih tau tentang dirimu :)


5 komentar:

  1. mana yang lebih anda banggakan?
    1. tawuran
    2. juara olimpiade? :D

    www.kaze-kate.net

    BalasHapus
  2. Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja, dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA, awalnya saya ragu dan tidak percaya, tapi setelah saya lihat pembuktian video AKI ZYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari Astagfirullahallazim, Alhamdulilah Ternyata benar benar terbukti dan 2Miliar yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda.” sy sangat berterimakasih banyak kepada AKI ZYEH MAULANA dan jika anda ingin seperti saya silahkan Telefon di 085298275599 Atau Lihat Di internet ««KLIK DISINI»» saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pejabat, Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia.


    PESUGIHAN MENGUNAKAN MINYAK GHAIB

    PENARIKAN UANG MENGGUNAKAN MUSTIKA

    BUAYER ANTIQUE/MUSTIKA

    RITUAL TOGEL/LOTREY

    BalasHapus