Pages

Rabu, 22 Februari 2012

aku tak sebaik yang kamu duga..

Gue mao kasih tau ke elo ┒('o'┒) elo (┎'o')┎
Mungkin ada diantara elo (┎'o')┎ ┒('o'┒) yang nganggep gue (┌','┐) anak baik, ramah, lembut, pemberani, cinta sekolah, rajin belajar, bocah penuh motivaconggg dan lain semacamnya..

Hiks :D

tapi kayaknya, (┌','┐) gue ini gak sebaik yang kalian kira..
*nangis di pojokan nisan*

Gue (┌','┐) itu nakal, bandel, sebel ama sickolah, dan lainnya..
Tapi ALLAH menutup aib gue :')
ALLAh emang sayaaaaangggggggggg banget ama hambaNya..!

Jadi, jangan berharap gue adalah yang ada di pandangan kalian..
GUE KUATIR KALO GUE NGECEWAIN :(
Mendingan gue dikenal anak bandel aslikkk.
Kata Gandalf, jangan terlalu percaya pada harapan..

(╥﹏╥)

Kalo gue udah dianggep 'baik' tapi kenyataannya gak.. Kan mengecewakan.. Dan kata kecewa itu begitu menakutkan >,<

Tapi kalo gue dianggepnya 'gitu amat' tapi gue gak 'gitu amat' itu kan sesuatu banget >,<

Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka..dan ampunilah aku lantaran ketidaktahuan mereka..
(Abu Bakar Radiyallaahu 'anhu)

aaamiiin

*bangun dari bershower, menuju pohon kencur

karena ini jalan kita..

ada rasa 'iri' ketika melihat dia, mereka, kamu, bocah atau manusia yang dilahirkan dari keluarga yang 'berada' atau berada di dekat orang 'berada'

'berada' bagi saya adalah, dari keluarga yang memang sudah tau dan mengamalkan agama Islam dengan benar, bukan berarti kaya tapi bejat

tapi, ternyata dilahirkan dan dekat dengan orang 'berada' gak pasti dia juga 'berada'

itu yang buat guwa ngambil kesimpulan, gak usah mikir dia gimana gimananya, mungkin itu emang udah 'jalan' nya dia.
Kita, yang dari orang 'biasa' aja, LAKUKAN YANG TERBAIK YANG KITA BISA ! DO THE BEST !!

Keren bukan, andaikan kita dari 'orang biasa' lalu menjadi 'berada'.. :)

Namun, kebiasaan kita adalah BEJ; blame, excuse, justify. Yaitu menyalahkan, alasan, dan menghakimi..

Menyalahkan keadaan, semua orang juga bisa.
Alasan, semua bocah juga bisa.
Menghakimi, semua manusia juga bisa.

Misal ada pemuda keren, 'berada' !!
bocah-bocah BEJ bilang,“lah aku kan bukan dari keluarga 'berada...'”
“maklum dia 'berada', wong dia dari keluarga berada.”

STOPPPPPPPPPPP !!!! STOP BEJ !!!!
;(

BEJ hanya akan melemahkanku, melemahkan kita...
BEJ tak akan membuatmu maju...

Kata Om Isa Alamsyah, “orang sukses berhenti mencari-cari alasan. Orang malas mencari-cari alasan untuk berhenti.”

Jujur, guwa iri dengan orang-orang 'berada'
Dan adalah kesalahan guwa kalo guwa cuma iri.
Ummm, mungkin kata iri ini artinya negatif, tapi maksudnya bukan itu ^_^

Memang sulit untuk menjadi 'berada' jika kita bukan dari orang 'berada', dan KITA PASTI BISA !!!
Yukk, buktiin ;))

Oya, jangan terlalu sering menggunakan kata “tapi”.
Misal, “aku bisa, tapi kalo ada kamu” *gak nyambung* :p
Kata tapi juga bisa membuat lemah..

Jujur, guwa suka dengan mantan begundal yang jadi orang 'berada'
Karena mantan begundal udah pernah ngerasain gimana jadi bocah kaya guwa dan ternyata dia bisa jadi 'berada' :) sumthing banget..
Begundal keren. Mungkin guwa bisa jadi begundal keren ntar :P

Jangan ingin langsung besar, karena yang besar dimulai dari kecil #eaaaaaaaaaaa

Hahahahahahahaahahh
Sok bijak lo dew* !!!!
Padahal lagi *****
Biasa lah,, setatusnya ababil -.-
*shower mana shower* (>,<!)

Pengertian 'berada' bisa didefinisiin sendiri-sendiri kok, mungkin pengertiannya beda ama punya guwa.

Walk on thro' the wind
Walk on thro' the rain
Tho' your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on
With hope in your heart
And YOU'LL NEVER WALK ALONE
YOU WILL NEVA WALK ALONE !!!!! ;)

(Dew* , 17 tahun lebih , PENCEMBURU)

Lompat. Lompat. Lompat.

Jangan Pasang Postingan Galau !

dengan memajang postingan GALAU atau sejenisnya yang negatif, aku dan kamu juga kalian akan terlihat LEMAH.
terlihat LEMAH di hadapan banyak orang itu enggak banget deh. ntar kalo jadi doa bisa bahaya tuh. Doa biar LEMAH -.-'
mau jadi orang LEMAH ???
Dew* mah kagak x))

Ada 3 hal yang termasuk PUSAKA KEBAJIKAN :
-Merahasikan keluhan
-Merahasiakan musibah
-Merahasiakan shodaqoh yang kita keluarkan
(HR. Thabrani)

muehehehehhehehe statusnya bikin galoww >,<

#NgingetinDiri
#GAKasalMangapKok

Tersenyumlah :)

Bisa aja SENYUMAN yang kamu berikan, bisa nolong seseorang yang mau ke jurang щ(ºДºщ)

Mungkin senyuman lo bisa nolong guwa yang lagi galut, galau + kalut, MISAL :D

berusahalah jadi manusia yang BERMANFAAT *.*

Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Nabi shallallaahu'alayhi wassallam dan berkata,
"Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling diicintai Allah ?
dan amal apakah yang paling dicintai Allah ?"
Rasulullah menjawab, "Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat untuk manusia dan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang Muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan
atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan.

Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menunaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini (Masjid Madinah) selama satu bulan. 

Dan barangsiapa yang menghentikan
amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat.

Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).
(HR. Thabrani)

*lemparin senyum satu per satu*

TAK DIANGGAP ITU SAKIT

TAK DIANGGAP ITU SAKIT щ(ºДºщ)

Memerhatikan, tapi tidak diperhatikan. Merindukan, tapi tidak dirindukan. Tak dianggap itu sakit..

Mengharapkan, tapi tidak diharapkan. Menyayangi, tapi tidak disayangi. Tak dianggap itu sakit..

Menyukai, tapi tidak disukai. Memahami, tapi tidak dipahami. Tak dianggap itu sakit..

Twit dari @Poconggg beberapa minggu yang lalu.
Kereatip kebangetan ni makhluk :3
Juga, bahasa tulisnya gak ngasal.
Kayaknya bahasa endonesanya dulu dapet nile bagus terus :3

щ(ºДºщ) щ(ºДºщ) щ(ºДºщ)

Conggg Conggg Conggg

Lompat. Lompat. Lompat.


@Pocongggg

Selasa, 21 Februari 2012

Menasihati..

1. menasihati tak harus menanti sampai akhlak seperti malaikat, mendengarkan nasihat pun tak harus menanti setelah bermaksiat

2. sindiran dan bentakan tak selalu berarti benci, pujian sanjungan juga tak selamanya menyukai

3. bila menasihati harus menanti sampai diri tak miliki dosa lagi, mungkin hanya malaikat yang pantas memberi?

4. bila mendengarkan nasihat harus sampai bermaksiat, bukankah sudah terlalu telat?

5. mendengarkan nasihat itu bisa melembutkan hati, dan memberi nasihat itu adalah bagian dari keberanian dan kewajiban sebagai Muslim

6. indahnya Islam adalah bahwa penasihat tidak harus lebih
 baik dari yang dinasihati, justru yang lebih baik senang meminta nasihat

7. seharusnya memang yang menasihati tentu sudah harus melakukan hal yang diserunya, karena Allah benci perkataan yang tak dilakukan

8. namun yang dimaksud dalam Al-Qur'an bukan menahan perkataan karena belum melakukan, tapi lakukan dan katakan, katakan dan lakukan

9. pujian dan makian adalah nasihat yang sarat makna, yang bisa dijamah hanya oleh orang yang ikhlas hatinya

10. bahkan terkadang seorang mukmin bisa lebih banyak belajar dari seorang yang buruk perangainya, mencegahnya berbuat yang sama

11. namun bila ikhlas sudah hilang, setiap doa dan nasihat akan jadi hinaan baginya, akal tertutup rapat untuk mencerna apa saja

12. bahkan teladan di depan mata berupa kebaikan tak dapat dilihat, yang tampak hanya kesalahan dan kealpaan, karena ia memang mencarinya

13. obat tak selalu pahit, nasihat pun seharusnya diberikan semanis-manisnya, namun bila tak sanggup, yang harus niatnya manis

14. dan bila nasihat itu tak mampu merubah menjadi baik, setidaknya telah mendekatkan kebaikan, bila tidak dia pun menjadi amal baik kita :)
 
Ust @felixsiauw

Renungan Untuk Kita Semua, Terutama Kita

sabtu malem..
 
 
1. "malam minggu malam yang panjang"? mungkin betul bagi yang menunggu, juga bagi yang sama syaitan diganggu..

2. kebanyakan remaja absen dari twitter malam minggu, maklum sedang dinanti kekasih atau dimabuk sayang, malam minggu sudah semacam upacara wajib

3. yang tinggal di twiter saat ini ya bisa diduga, bila bukan yang menjaga kehormatannya dari yang haram, berarti jomblo atau putus cinta

4. jadi Muslim yg sebenar dikata sulit memang betul, dibilang mudah betul juga, yng jelas jumlahnya pasti lebih sedikit dari aktivis malam minggu
5. berbahagialah bila jumlah kita sedikit, karena yang sedikit itu istimewa, limited edition, biasanya bikin nilainya jadi naik
6. namun, bukan berarti mencukupkan diri ketika pengikut kebaikan sediki, karena sebanyak apapun yang baik, yang jahat akan tetap mengungguli

7. beruntunglah kita jadi yang sedikit, walau yang sedikit belum tentu benar, namun yang benar jumlahnya pasti sedikit, sedikit peminat

8. dengarlah bagaimana Allah mensifati golongan yang sedikit di dalam Al-Qur'an, bandingkan dengan yang jumlahnya banyak

9. "Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah" (2:249) 

10. "Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih" (QS 34:13) >> Allah memuji golongan yang sedikit, bagaimana yang banyak?

11. "Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah (6:116)

12. "janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjiNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" (30:6)

13. begitulah yang banyak, Allah memperingatkan kita bahwa yang banyak cenderung fasik, tak bersyukur, ingkar, ikut persangkaan dan menyesatkan

14. sabar adalah teman terbaik dalam dunia dimana seorang Mukmin sejati diuji karena jumlahnya, disingkirkan karena ia lebih sedikit

15. Rasulullah pun menyampaikan "Muslim ditengah kafir seperti sehelai rambut putih pada sapi hitam,atau sebaliknya" (HR Muslim)

16. jadi jangan heran bila kita dilecehkan karena segala tindak harus disesuaikan dengan Islam, orang kata "udah jangan munafik!" subhanallah :)

17. jangan heran pula bila jilbab yang dipakai jadi bahan olok-olokan "Haduh, bu ustadzah, ini Indonesia, bukan arab!" subhanallah! :)
 

18. "sesungguhnya di belakangmu nanti akan ada hari-hari penuh kesabaran. sabar pada hari itu seperti halnya memegang bara api" (HR Abu Dawud)

19. tak mau makan riba dikata bodoh, tak asuransi dikata tak mikir, tak pake kartu kredit dibilang katrok >> bara api tetap ditangan

20. tolak pacaran dikira homo, shalat di masjid dibilang kolot, tutup aurat dibilang kampungan >> bara api tetap dipegang

21. bicara syariat diucap mimpi, dakwah khilafah dikata utopia, tolak demokrasi dimaki gak konkrit >> bara api tetap digenggam

22. "orang yang beramal pada waktu itu akan diberi pahala seperti pahala 50 orang lain yang beramal seperti amalnya” begitu janji Nabi

23. yang banyak memang biasa, dan yang sedikit itu istimewa dimana-mana itu berlaku, penonton selalu lebih banyak dari pemain

24. less is better, banggalah menjadi yang sedikit, karena mereka istimewa, sedikit tak hanya di dunia namun juga di akhirat

25. karena Allah janjikan pada yang banyak "Dan sesungguhnya Kami jadikan isi jahannam kebanyakan dari jin dan manusia" (QS 7:179)

26. dan yang sedikit? tentunya Allah kumpulkan mereka dengn panggilan mesra "wahai jiwa-jiwa yang tenang" menuju surga-Nya
 

27. memang sulit menjadi yang sedikit, namun semua akan hilang tak berbekas, tatkala kaki menjejak pertama kalinya pada jannah-Nya

28. persis ketika hamba Allah yang berbuka puasa dan melupakan segala lapar dan haus mendera, yang tersisa hanya ucapan syukur

29. pun saat memasuki surga kita ditanya "apakah anda pernah merasakan penderitaan sebelumnya?

30. "Demi Allah, saya tidak pernah merasakan penderitaan sebelum ini" (HR Muslim) sungguh semua derita terlupa sama sekali

31. mungkin saat itu kita berucap, "andai lebih banyak harta tercurah dan jiwa terkorban" tentu lebih banyak lagi nikmat

32. "andai tidurku lebih sedikit dan lebih banyak waktu yang kugunakan untuk berdakwah" tentu lebih tinggi kedudukanku

33. bila janji Allah itu pasti dan Rasulullah mustahil menipu dengan sabdanya, bukankah menjadi sedikit adalah berharga?

34. menjadi sedikit berarti memilih untuk istimewa, mari kita berdoa kita selalu termasuk golongan pemuja Allah yang sedikit :)
 
dari kultweet Ust @felixsiauw

Jumat, 17 Februari 2012

Gue Bicara NIKAH :D



bismiLlaah..




Tumben banget guwe nulisin NIKAH.. Sekarang guwe mau nulisin.. :) *pret
sebelumnya kan udah dua kali nulis yang pacaran, kayaknya udah cukup galow nih :P
guwe tambahin galownya :P
muahahahahaha :P

“Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)

nikah.. Pernikahan..
Bagi gue kata ini indah.. Bener bener bener indah.. Dan gue ingin secepatnya gue bisa nikah dengan pernikahan yang barokah.. Aamiin o:)

hah ?????????
Dew* pengin nikah ????????? Masih bocah gitu.. xo

iya, guwe pengin nikah, muda >,<

ada rasa ingin ini pas gue lagi selancaran di gugel, nemuin blog pelaku nikah muda yang katanya nikah pas masih kuliah pas skripsi hamil pas wisuda punya anak ! >,<

lagi, gue dikasii link novel, tapi nyata. Manusia yang nikah muda dari orang kurang mampu, tapi nikah sama orang kaya, tapi biar bisa nikah kudu ada perjanjian sama bapaknya, kudu jadi kaya !
AlhamduliLlah udah berhasil, tapi sayangnnya ada orang nakal jadi perusahaannya dijahilin langsung bangkrut, jadinya disuruh nyerein :(
dan happy ending inshaAllah :)

Pas kecil, kalo guwe ditanya "lo mo nikah umur berapa, Dew?"
gue jawab, 24. Soalnya di Shinchan, orang yang nikah umur 24 pernikahannya abadi, bahagia, selamanya. *dasar anak kecil #eh bocah*


tapi, semakin bertambahnya garam yang guwa makan, angka 24 itu terlalu tua bagi guwe..
Gue majuin jadi 22. Dan gue pikir dan gue rasa, itu juga terlalu tua...

Hmmmmm...
*nelen salak*

Kenapa guwe pengin nikah muda..
Karena guwe ingin menjadi wanita Islam yang bahagia.. Secepatnya..
Guwe pernah baca 40 Keistimewaan Wanita Muslim,, dan kebanyakan hampir semua didapat setelah pernikahan.. MashaAllah :)
gak percaya ??? Gugling ajahh. Zaman internet gituuu :p

juga, zaman ini godaannya banyak banget..
Guwa takut terperangkap zina.. Apalagi guwe hampir lulus SMA,,. *nyambung ?

Guwa juga senep banget bocah-bocah ababil pada pamer pacar ke guwa. Guwa bales pamer suami deh ntar :))
soalnya yang pacaran itu rata-rata penginnya mau nikah kalo udah sarjana+kerja. Elahhh tua amat kan -_-"
padahal menurut psikolog entah siapa, nikah yang baik buat perempuan itu 18/18 sampe awal 20 tahunan..

Malah ada juga dulu pas salah satu guru bilang, "jangan berharap dinikahi pacar" eh temen guwa ada yang ngiyain, tapi tetep aja suka banget cari perhatian ama pacarnya
-__-




jadi ????????


Jangan nunda-nunda nikah kalo udah mampu deh ;)


soalnya nikah itu bisa bikinhati tenteram, ibadah, dan lain positifnya :)
kalo misalnya pas masih JOMBLOH bingung mau nyurhat ke siapa, kalo udah nikah kan udah ada suamiiii..
Apalagi kalo ada anak.. Pftttttt
tambah tenterem deh cyiiin ^^

ada yang bilang sih, punya anak itu ribeutt. Sayangnya yang bilang gak tau betapa senengnya kalo punya anak kali yakk :D

dulu gue pas liburan, kerjaan gue selain ngefesbuk ama ngetwit ya ngemong. Dan tumben banget si Bilal mau digendong, mau dipangku ama gue. Biasanya mau kalo mau doang :')
rasanya seneeeeeengggggggg banget !!!!
Apalagi Bilal kan lucu banget :3

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan
dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh
adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta
lebih baik untuk menjadi harapan. ” (QS. Al Kahfi:
46)

beberapa minggu kemarin, pelajaran bahasa endonesa, gue sama temen-temen disuruh maju nyeritain tentang cita-cita...
Udah gue pikirin apa yang bakal gue omongin. Nah pas gue maju & udah gue omongin semua, ada anak-anak yang tanya tentang cita-cita gue..
Gue lupa tanya cita-cita yang mana tapi, tapi kalo ga salah nanya "kenapa pengin gak kuliah ???"
gue jawab dengan penuh arti :p
"kuliah itu lama.. *kemudian ditertawakan* dan aku ingin yang bener bener efektif. Aku kan udah 17 tahun, masa sekolah mulu. Kan boseeeennn. Aku pengin mesantren aja biar ini itu. Juga, aku kan pengin nikah muda..."

#glodak !

*tiba-tiba pada ngetawain gue* >,<!'

tapi tenang,
“Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka,
bukan golonganku”
(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah radiyaLlaahu 'anha)

alhamduliLlah ada yang tepuk tangan ama ngasi jempol ke guw, tanda setuju :P
"setuju Wi ! Setuju !" absen 1 sama absen 5 bilang :')

abis itu ditanyain lagi beberapa macem tapi gue ga mau ceritain ah :P

dan, satu minggu berselang, tentang cita-cita kami diungkap Bu Guru.. Bu Guru ngasih komen & saran buat sebagian anak yang masih galau mau kemana abis sickolah..

Guwe cuma dengerin aja, soalnya nama gue gak pernah disebut. Dan gak ada tanda-tanda bakal disebut. Dan di akhir, gue mau moyoy gegara ngantuk, tiba-tiba Bu Guru bilang,
"Dewi.. Dewi katanya mau nikah muda ya cita-citanya ?? Mau nikah umur berapa ?? lulus SMA langsung nikah ??"

*jleb*
*padahal cita-cita nikah muda ini gak langsung gue sebut, tapi kok Bu Guru ingetnya yang ini ???? Kenapa bukan yang jurnalis ato penulis atao yang lain ???? Kenapa harus yang NIKAH !!??? :O*
*pura-pura mati*

gue tercengep-cengep, soalnya temen-temen pada ngeliatin gue semua. Gue malu kalo diliatin. Gak diliatin aja gue pemalu :p
Gue cuma nyengirr >,<

bu Guru ngulang pertanyaan, dan gue jawab..
"iya Bu.. Umur 19 deh minimal.."

gue denger sedikit ada bocah yang mrenges. Bodo amat lah :p

abis itu Bu Guru juga nanyain berbagai hal yang gak gue duga sebelumnya, tentang cita-cita ini *.*

dikiranya malah udah ada calonnya :D
hahahahahaha belum Buuuukkk :( :(



abis kejadian pelajaran bahasa endonesa tadi, guw mikir-mikir..
Hah 19 ?????
Gue ngitung umur gue, 17 lebih ! Tahun ini gue 18, berarti satu tahun lagi gue NIKAH ! :O :O :O
*kaget semena-mena* *ganyante*

errrrrrrrrrrrrrrr щ(ºДºщ)

satu tahun cukup gak buat ngafalin Al Quran ???? :O :O
satu tahun cukup gak buat jadi manusia beneran ???? :O :O

errrrrrrrrrrrrrrr щ(ºДºщ)

pfffffffftttttttt

inilah akibatnya kalo gue dikagetin, tiba-tiba #AsalMangap yang kadang sering bikin galow :D *pentung* *siram aer*

galau :D


gue tau, emang susah. Tapi kalo ALLAH mengizinkan dan gue berusaha gue pasti bisa.

okeh, balik lagi ke NIKAH

sebenernya apa tujuan gue nikah yang bener ????
Ya itu, gue mau jadi wanita Muslim yang 'bahaagiaaaaa' :)
gue mau 'ngelengkapi' agamaa :)
gue pengin mandiri :)
gue mau punya anak yang nantinya gak gue sekolahin di sickolah formal :D buat anak kok coba-coba !
GUE MAUUU MEMULAI HIDUP GUE YANG LEBIH INDAH !!!!

*ehh, ibu hamil sampe punya anak kan pahalanya gede tuh ;p
mashaaAllah :')

juga, beberapa bulan kemarin gue dikasih link buat donlot audio ceramah Ust Faudzil Adzim yang judulnya INDAHNYA PERNIKAHAN DINI sama Om Zaker :D

*terbanggg*

nah, di kajian itu tuh 30 menit. Nih linknya http://t.co/4H6RZjZ2

di kajian itu diceritakan, ada pemuda lagi galow pengin nikah, tapi masih kuliah. Kalo gak nikah galownya tambah tambah.

Nah, ternyata nikah dini itu dianjurkan loh !!!
Psikolog barat juga bilang gitu.
Islam lebih dulu malah..


gue pengin gue pengin gue pengin *.*

katanya kalo udah NIIKAH, apa aja bisa jadi ladang pahala ;p
banyak dalil jugakk :')

katanya, nikah dini itu bisa bikin kita lebih produktif dalam pemikiran.

katanya, nikah dini itu membuat prestasi kita 'keluar'

katanya, nikah dini itu banyak banget manfaatnya.

tapi sayang banget, kalo gue baca di media sekuler, mereka ga suka ama yang nikah muda :(
mereka ngepos tentang negatifnya aja :(
ga kaya media-media ISLAM :(

bodo amat

calonnya gimana, Dew ????
Oh calon gue ????
Gampang kok. Buat jadi suami gue syaratnya ya orang yang gue sukai :D orang yang lo sukai yang kaya apa ya ???
Yang kaya RasuluLlah, kaya Saladin, kaya Umar bin Khaththab, Umar al Farooq :D


Dew, tampang gimana tampang ???
Oh tampang ??? ya yang gak jelek-jelek amat lah, ganteng alhamduliLlah. Yahh, menyesuaikan lah. Gue kan juga gak ganteng-ganteng amat.

tapi kayaknya, guwe gak bakal dapet apa yang guwe mau, tipe guwe di atas, kalo guwe pun gak punya tipe di atas. Karena katanya, jodoh itu cerminan diri !

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)” (An-Nur 26)

jadi yang kudu gue lakuin adalah menjadi wanita yang baik biar dapet pria yang baik
#eaaaaaaaaa

Walowpun gue juga keinget ada eberapa per*****an antara orang 'alim dan enggak. Nah untuk itu kita nyiapin yang terbaik yang kita bisaa

ada beberapa kata orang..
Nikah itu katanya susah ! Gak kaya pas pacaran dulu..

Gue jawab, salah siapa pacaran. kan cintanya udah pas buat pacarannya. Pas nikah dapet sisanya. Kasiannn deh :D


Nikah itu gak segampang yang dibayangkan, Dew !
Gue jawab, gue juga dulu mbayangin sickolah itu gampang. Ternyata gue terjebak disini, dan gue masih bisa bertahan dan mau. Walopun gue benci. di sickolah gak ngejamin apa-apa ! Dan gue bisa bertahan !!!

Nah kalo nikah kan, gue yang mau. Gue hepi. Masalah, itu biasa. Semua pasti beresiko.
Orang gak sickolah beresiko, orang sekolah juga beresiko !
Nikah, ALLAH sudah menjamin kan..
Emang apa sih yang ditakutin ????
Hah ????


Nih, di kajian Ust Faudzil Adzim, diceritakan ada seseorang yang takut menikah soalnya takut prestasinya menurun, takut banyak masalah. Ternyata itu SALAH !!!
Itu katanya JIWA YANG KERDIL !!!

Orang sukses itu memandang masalah adalah tantangan
Orang kerdil memandang masalah hambatan..

Aku memandang Menikah adalah jalan yang keren.
Aku gak mau jadi orang yang berpikiran kerdil..

Sekian, postingan ini kejar tayang, jadi bahasanya amburadul keren :)

(Dewiconggg, 17 tahun, sedang menikmati masa labil dan bukan alay)

menanti..